5 Fakta Menakjubkan Kehidupan Semut Yang mungkin Belum Kamu Ketahui
Di alam ini ada banyak sekalai materi, materi itu mempunya ciri masing-masing baik materi itu hidup maupun mati, kecil maupun besar. kita mengenal berbagai macam makhluk hidup yang ada di sekitar kita, tetapi kita tidak selalu memperhatikan fakta-fakata luar biasa yang dianugrahkan tuhan kepada mereka, seperti halnya semut. Serangga kecil ini mungkin tidak menarik untuk diperhatikan, kebayakan dari kita merasa serangga ini tidak ada artinya sama sekali. Namun, semut merupakan rerangga yang memiliki keistimewaan dibandingkan dengan serangga lalinnya walaupun serangga lain juga memiliki keistimewaan tersendiri.
Semut hidup dalam koloni yang begitu besar dengan tingkat sosial yang tinggi. Tapi ada juga semut yang hidup secara nomaden seperti para pengembara. Untuk semut yang hidup di dalam koloni, terdapat pembagian tugas yang terorganisir. Semut melakukan tugas berdasarkan jenis yang dimilikinya, misalkan ratu semut memilik tugas untuk bertelur dan memerintah kepada semut-semut lain yang ada di koloninya, selain dari ratu semut ada juga semut jantan, pekerja, dan prajurit yang masing-masing memiliki tugas yang berbeda.
Berikut adalah fakta menakjubkan kehidupan semut:
1. Semut berusaha sendiri untuk mencari makan
Ada beberapa semut yang berusaha sendiri mencari makanan sebagai usaha mempertahankan diri dengan berusaha dan bekerja keras. tetapi ada juga beberpa spesies dari semut yang menaklukan koloni semut lainnya untuk mendapatkan makanan. Ini sangat mirip dengan apa yang ada di kehidupan manusia, dalam memenuhi kebutuhan hidupnya manusia ada yang bekerja untuk bisa mendapatkan uang dan ada juga yang melakukan tindakan kriminal sebagai jalan pintas dalam memenuhi kebutuhan.
2. Mahkluk yang bersosial tinggi
Apabila seekor semut diisolasi dan dipisahkan dari koloninya, maka dia akan mati walaupun semut itu diberi makanan yang baik dan tempat yang nyaman. semut sama halnya seperti manusia yang tidak bisa hidup sendir. Apabila semut disimpat di tempat yang kedap suara dan cahaya selama 20 hari maka akan menyebabkan hilangnya keseimbangan pada semut itu.
3. Terdapat pembagian tugas
Dalam koloni semut ada pembagian tugas yang sangat tegas, setiap golongan dari semut ini memiliki perannya masing-masing. Golonga-golongan semut itu antara lain ratu semut, semut jantan, semut prajurit, dan semut pekerja. Ratu semut memiliki tugas untuk bertelur dan memerintah, ratu semut ini memiliki ukuran yang relatif lebih besar dari ukuran semut di koloninya. Ratu semut memiliki tempat yang aman dan nyaman di sarang semut dan terus melakukan kontak dengan semut lainnya di sarangnya. Selanjutnya ada semut jantan yang memiliki tugas untuk mengawini ratu semut, semut jantan akan mati setelah melakuakn perkawinan tersebut, jadi kebanyakan semut yang kita lihat adalah semut betina. Lalu ada semut pekerja betina memiliki bermacam tugas mulai dari membesarkan, memberi makan hingga mendidik semut-semut muda ini mirip dengan tugas seorang baby sitter. Yang terakhir yaitu semut prajurit, tugas dari semut prajurit adalah untuk menjaga ratu, menjaga perdamaian dan mengusir musuh yang mencoba mengganggu.
4. Insinyur yang handal
Semut juga dapat dikatakan sebagai insinyur, karena dalam sarang terdapat terowongan, jalan-jalan, ruangan-ruangan khusus untuk menyimpan makanan, struktur ini hampir menyerupai sebuah kota. Ada beberapa spesies semut yang berperang dengan koloni yang lain dan mengambil tawanan dari koloni yang lemah atau kalah dalam perang tersebut.
5. Mengeluarkan bau khas
Semut akan mengeluarkan bau yang khas apabila sedang membutuhkan bantuan untuk menghadapi gangguan. Mereka dapat memberikan sinyal kepada semut lainnya untuk tidak mendekat dan menjauh dari daerah berbahaya itu, tujuannya adalah untuk melindungi koloninya.
Dari beberapa fakta menakjubkan kehidupan semut ini, kita menjadi berfikir maha suci tuhan yang telah memberikan kuasanya kepada mahkluk yang tak lebih besar dari sebutir beras ini. Kita dapat belajar dari kehidupan semut ini, mereka selalu mementingkan keselamatan koloninya dan mengabaikan keselamatan pribadi, tak heran apabila semut ini dijuliki serangga yang bersosial tinggi, di mana pada saat ini lebih mementingan kepentingan pribadinya dan individualis.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar