Rabu, 08 Januari 2020

Gerhana Matahari: Mitos dan Penjelasan Ilmiahnya


Gerhana matahari merupakan suatu fenomena alam yang tak asing lagi bagi kita semua, mungkin dalam setahun dapat terjadi beberapa kali peristiwa gerhana matahari.




Pada saat ini fenomena gerhana matahari telah dapat dijelaskan dengan sangan masuk akal dikarenakan kemajuan ilmu astronomi yang didukung oleh peralatan yang modern. Namun, masih ada beberapa orang yang masih mengaitkan fenomena alam itu dengan mitos-mitos yang sulit dicerna logika, mereka mengaitkan fenomena ini dengan hal misti dan tahayul. 

lalu apa sajakah mitos-mitis tersebut?

Ada banyak mitos yang sampai saat ini masih diyakini oleh sebagian orang mengenai gerhana matahari ini, di antaranya adalah sebagai berikut:

1. Monster yang lapar dan memakan matahari

Mitos ini berkembang dan dipercai oleh orang-orang Vietnam dan Cina. di Vietnam masyarakat di sana beranggapan bahwa gerhana matahari ini disebabkan karena ulah sang raksasa yang memakan matahari yang mengakibatkan matahari itu lenyap. Sementara itu di Cina masyarakatnya beranggapan bahwa gerhana matahari disebabkan oleh seekor naga yang kelaparan dan memakan matahari.

2. Kedatangan sosok iblis

Gerhana matahari juga diyakini sebagai tanda kedatangan adanya iblis, mitos ini diyakini di beberapa negara terutama Cina, di kala gerhana matahari datang mereka akan membuat suara-suara bising dengan memukul-mukul benda dengan tujuan untuk mengusir ibllis atau roh jahat tersebut.

3. Tanda akan adanya suatu bencana

Dalam peradaban Yunani Kuno dan Mesir Kuno, peristiwa gerhana matahari ini diyakini sebagai pertanda akan datangnya suatu wabah atau bencana yang akan menimpa meraka, mereka sangat khawatir bila peristiwa ini terjadi.

4. Pertengkaran Dewi Matahari dan Dewa Bulan

Keyakinan ini bersumber dari cerita bangsa Inuit yang merupakan penduduk asli Amerik terkadang mereka juga dikenal sebagai banngsa Eskimo. mereka beranggapan bahwa fenomena gerhana matahari ini disebabkn oleh pertengkaran antara Dewi Matahari dengan Dewa Bulan. Gerhana matahari terjadi lantaran Dewa Anningan ( Dewa bulan)  berhasil menyusul Dewi Malina ( Dewi matahari).

5. Kaburnya sang Surya

Mitos yang terakhir yang berkaitan dengan terjadinya gerhana matahari yaitu kaburnya sang surya (matahari), mitos  ini berasal dari New Mexico, Amerika Serikat. orang-orang di sana beranggapan gerhana matahari ini disebabkan sang surya marah dan meninggalkan langit.

Dari beberapa mitos tersebut mungkit teredengar tidak masuk akal oleh manusia yang hidup di era modern ini, tetapi tidak dipungkiri ternyata masih ada orang yang masih meyakini mitos tersebut,walaupun sains kini telah dapat menjelasakannya dengan lebih rasional.

Lalu bagaimana penjelasanan ilmiahnya?

Nah, ketika peristiwa gerhana matahari terjadi itu disebabkan ketika posisi bulan berada persis di antara bumi dan matahari yang mengakibatkan terhalangnya cahaya matahari untuk menuju bumi, karena cahaya matahari terhalang bulang maka bayangan bulan tersebutlah yang menutupi bumi. sebagian daerah permukaan yang tidak mendapatkan cahaya matahri ini yang mengalami gerhana matahari total, selain gerhana matahari total juga ada gerhana matahari cincin. Nah, itu adalah penjelasan sedeharhanaya mengenai terjadinya gerhana matahari yang sejalan dengan sains modern.

Dari pemaparan di atas tampak jelas bahwa fenomena gerhana matahari ini merupakan fenomena alam, sebagai makhluk yang diberi akal seyogyanya fenomena ini dicerna dengan pendapat yang rasional, sejatinya fenomena gerhana matahari ini merupakan salah satu kekuasaan dari Sang Pencipta.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar