Jumat, 10 Januari 2020

Penjelasan Terjadinya Gerhana Bulan Penumbra

Hallo sahabat, membahas peristiwa gerhana memang tidak ada bosannya ya, baik itu gerhana matahari maupun gerhana bulan. Baru-baru ini jagad informasi indonesia diramaikan akan datangnya gerhana bulan penumbra, yang kemungkinan dapat disaksikan di seluruh wilayah indonesia.


Ketika terjadi gerhana, baik bulan maupun matahari orang-orang biasanya menyambut dengan sangant antusias, ada yang mengamati menggunakan teleskop dan untuk umat muslim ada yang melakukan shalat gerhana (shalat khusuf). Fenomena gerhana bulan ini merupakan fenomena yang jarang terjadi di suatu wilayah bumi maklum apabila banyak orang mengabadikan momen ini, fenomena dari gerhana bulan ini sendiri merupakan terhalangnya bulan oleh bayangan dari bumi yang mengakibatkan bulan seperti perlahan-lahan hilang dan tidak terlihat lagi. Untuk gerhana bulan sendiri terdapat beberapa jenis, diantaranya gerhana bulan total, gerhana bulan sebagian (parsial), dan gerhana bulan penumbra

Apa perbedaan dari ketiga gerhana bulan tersebut?

Perbedaan dari ketiga peristiwa gerhana bulan itu adalah:

1. Gerhana bulan total

Gerhana bulan total ini merupakan peristiwa di mana bulan tertutup sepenuhnya oleh bayang dari bumi, pada peristiwa gerhana bulan total , bulan terlihat berwarna merah, ini berkaitan dengan lapisan atmosfer bumi dan tingkat polusi udara yang dikandungnya.


2. Gerhana bulan sebagian

Pada gerhana bulan jenis ini, bumi tidak sepenuhnya menutupi cahaya matahari menuju bulan, yang menyebabkan sebagian permukaan bulan mendapatkan sinar matahari. Sedangkan permukaan bulan yang lain berada di daerah penumbra. Daerah  yang tersinari oleh matahari tersebut yang dinamakan gerhana matahari sebagian.

Baca juga:Gerhana Matahari: Mitos dan Penjelasan Ilmiahnya 

3. Gerhana bulan penumbra


Jenis gerhanan bulan yang selanjutnya adalah gerhana bulan penumbra. Gerhana bulan penumbra sendiri merupakan peristiwa terhalangnya cahaya matahari oleh bumi yang mengakibatkan cahaya matahari itu tidak sampai semuanya ke permukaan bulan. Untuk penumbra itu sendiri merupakan bayangan kabur ketika terjadinya peristiwa gerhana. Oleh karena itu bulan masih dapat terlihat di bumi walaupun agak kurang jelas.
Itula beberapa penjelasan ilmiah mengenai terjadinya gerhana bulan, baik gerhana bulan total, gerhana bula sebagian, maupun gerhana bulan penumbra. Semoga artikel ini dapat mengobati rasa keingintahuan sahabat mengenai gerhana bulan ini.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar